Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
bangkadaily.com bangkadaily.com
bangkadaily.com bangkadaily.com
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hankam
  • Opini
  • Politik
  • Sport
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hankam
  • Opini
  • Politik
  • Sport
Subscribe
Close

Search

Ekonomi

Prabowo Soroti Transformasi PT Timah, Laba Disebut Melonjak 900 Persen

By Aldiansyah Widiyanto
October 7, 2026 3 Min Read
0

JAKARTA – Presiden RI Prabowo Subianto menyoroti perubahan kinerja PT Timah Tbk (TINS) yang disebut berhasil berbalik dari kondisi merugi menjadi perusahaan yang mampu mencatatkan pertumbuhan keuntungan signifikan. Dalam pernyataannya, Prabowo menyebut laba PT Timah meningkat hingga 900 persen dalam satu tahun setelah pemerintah memperketat pengawasan terhadap aktivitas pertambangan ilegal dan penyelundupan timah di Bangka Belitung.

Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo seusai menyaksikan penyerahan uang senilai Rp13,2 triliun dan lahan seluas 259 ribu hektare hasil penertiban kawasan hutan oleh Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) di Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan, Selasa (6/10/2026).

Dalam kesempatan itu, Prabowo menyinggung langkah pemerintah dalam menguasai kembali kawasan pertambangan ilegal serta melakukan penertiban terhadap aktivitas yang selama ini dinilai merugikan negara. Menurutnya, upaya tersebut juga telah memberikan dampak terhadap industri timah nasional, khususnya melalui penertiban aktivitas pertambangan dan penyelundupan di Pulau Bangka.

“Saudara-saudara juga telah menguasai kembali tambang-tambang ilegal, seluas 14 ribu hektare. Tapi dari sekian ribu hektare itu ada ratusan tambang yang sudah kita kuasai. Di Pulau Bangka penyelundupan timah sudah kita mitigasi, kita kurangi, masih ada yang lolos, tapi kita sudah tertibkan dengan keras. Dan, PT Timah yang selama ini rugi, dalam 1 tahun keuntungannya naik 900 persen dalam 1 tahun,” kata Prabowo.

Menurut Presiden, penertiban terhadap pertambangan ilegal dan jalur penyelundupan menjadi salah satu bagian penting dalam memperbaiki tata kelola sumber daya alam. Dengan semakin banyak aktivitas pertambangan yang diarahkan kembali ke jalur resmi, potensi kebocoran komoditas dapat ditekan dan memberikan ruang yang lebih besar bagi perusahaan negara untuk mengelola produksi secara legal.

Transformasi tersebut menjadi sorotan karena sebelumnya PT Timah menghadapi tekanan keuangan. Dalam narasi yang disampaikan Presiden, perusahaan sempat dibelit utang mencapai Rp5,23 triliun pada 2025 sebelum kemudian menunjukkan perbaikan kinerja.

Prabowo juga mengaitkan perbaikan perusahaan-perusahaan BUMN dengan kebijakan konsolidasi pengelolaan badan usaha milik negara. Ia mengaku terkejut ketika pertama kali menjabat sebagai Presiden karena menemukan jumlah BUMN dan entitas yang terkait mencapai 1.074 perusahaan, jauh lebih banyak dibandingkan perkiraan sebelumnya.

“Pemahaman saya BUMN itu hanya 300, waktu saya jadi presiden, saya ketemu BUMN itu 1.074, sebagian besar rugi. Saudara-saudara, saya konsolidasikan BUMN itu dalam satu manajemen. Satu manajemen yaitu Danantara, Dana Kedaulatan Bangsa Indonesia,” tuturnya.

Di tengah pernyataan tersebut, kinerja keuangan PT Timah memang menunjukkan peningkatan pada semester I 2026. Laba bersih perseroan tercatat mencapai Rp2,71 triliun sepanjang Januari hingga Juni 2026, atau telah melampaui target laba bersih tahunan yang sebelumnya ditetapkan sebesar Rp1,61 triliun.

Peningkatan kinerja tersebut tidak terlepas dari kombinasi faktor internal dan eksternal. Dari sisi tata kelola industri, penutupan sekitar 1.000 tambang timah ilegal serta pengetatan terhadap jalur penyelundupan di Bangka Belitung disebut menjadi salah satu faktor yang membantu mengurangi kebocoran komoditas timah.

Komoditas yang sebelumnya berpotensi keluar melalui jalur tidak resmi kemudian dapat diarahkan kembali ke mekanisme perdagangan yang legal. Kondisi tersebut pada akhirnya berpotensi memperkuat rantai pasok resmi dan meningkatkan optimalisasi pengelolaan produksi timah oleh perusahaan negara.

Selain faktor penertiban, kondisi pasar timah global juga memberikan dukungan terhadap kinerja PT Timah. Harga rata-rata timah di London Metal Exchange (LME) disebut mengalami peningkatan sebesar 56,68 persen. Kenaikan harga komoditas tersebut memberikan keuntungan bagi produsen timah karena nilai penjualan dapat meningkat ketika harga jual berada pada level yang lebih tinggi.

Kinerja perseroan juga didukung oleh karakteristik pasar timah Indonesia yang memiliki orientasi ekspor cukup kuat. Sebagian besar produksi timah PT Timah dipasarkan ke pasar internasional, dengan China dan India menjadi salah satu tujuan utama ekspor.

Dengan kombinasi antara peningkatan harga timah global, penertiban pertambangan ilegal, pengurangan penyelundupan, serta penguatan tata kelola perusahaan, PT Timah memiliki ruang untuk mempertahankan momentum perbaikan kinerja. Namun, keberlanjutan pertumbuhan tetap akan bergantung pada kemampuan perseroan menjaga produksi, efisiensi operasional, tata kelola pertambangan, serta menghadapi dinamika harga timah dunia.

Perubahan kinerja PT Timah juga menunjukkan bahwa pembenahan tata kelola komoditas strategis tidak hanya berkaitan dengan aspek penegakan hukum. Ketika aktivitas pertambangan ilegal dan kebocoran komoditas dapat ditekan, pengelolaan sumber daya timah melalui jalur resmi berpotensi memberikan manfaat lebih besar bagi perusahaan negara maupun penerimaan ekonomi nasional.

Pemerintah pun masih menghadapi tantangan untuk memastikan penertiban berjalan secara konsisten. Meski Presiden menyebut penyelundupan timah di Bangka telah berhasil dikurangi dan ditertibkan secara lebih keras, masih terdapat aktivitas ilegal yang lolos dari pengawasan. Karena itu, penguatan pengawasan, penegakan hukum, serta transparansi rantai pasok menjadi faktor penting untuk menjaga keberlanjutan perbaikan industri timah nasional.

Dengan demikian, PT Timah kini berada dalam fase penting setelah mencatatkan lonjakan laba pada semester pertama 2026. Pernyataan Prabowo mengenai kenaikan keuntungan hingga 900 persen sekaligus menegaskan bahwa pembenahan tata kelola, penertiban pertambangan ilegal, dan kondisi harga timah global menjadi kombinasi faktor yang berperan dalam perubahan kinerja perusahaan.

Post Views: 14

Tags:

BUMNindonesianasionalnewsPrabowoPT Timah
Author

Aldiansyah Widiyanto

Follow Me
Other Articles
Previous

Mobil Sehat PT TIMAH Dekatkan Layanan Kesehatan bagi Warga Kampung Adat Gebong Memarong

Next

PT Timah dan HNSI Bangka Tenggelamkan 81 Atraktor, Dorong Habitat Baru Cumi dan Efisiensi Nelayan

No Comment! Be the first one.

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright 2026 — bangkadaily.com. All rights reserved. Blogsy WordPress Theme