Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
bangkadaily.com bangkadaily.com
bangkadaily.com bangkadaily.com
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hankam
  • Opini
  • Politik
  • Sport
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hankam
  • Opini
  • Politik
  • Sport
Subscribe
Close

Search

Bangka BelitungBerita

Kemenkop Gandeng PT Timah, Perkuat Peran KDKMP dalam Pengelolaan Tambang Berkelanjutan

By Aldiansyah Widiyanto
October 9, 2026 4 Min Read
0

PANGKALPINANG — Kementerian Koperasi Republik Indonesia bersama PT Timah Tbk memperkuat kapasitas pengurus Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) agar mampu berpartisipasi dalam pengelolaan pertambangan bijih timah secara profesional, aman, dan sesuai ketentuan yang berlaku.

Langkah tersebut diwujudkan melalui kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kapasitas Produksi melalui Penerapan Good Mining Practice bagi pengurus KDKMP di Pangkalpinang, Kamis. Program ini diharapkan dapat membuka peluang bagi koperasi untuk mengoptimalkan potensi sumber daya mineral di wilayah masing-masing sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat desa dan kelurahan.

Asisten Deputi Pengembangan Produksi Kementerian Koperasi, Elviandi, mengatakan penguatan kapasitas koperasi menjadi bagian penting dalam mendorong keterlibatan masyarakat lokal dalam pemanfaatan potensi pertambangan. Menurut dia, keberadaan KDKMP dapat menjadi sarana bagi masyarakat untuk mengembangkan potensi bahan galian timah di wilayahnya melalui pengelolaan yang terarah dan sesuai aturan.

“Ini momentum penting agar KDKMP bisa menggali potensi-potensi bahan galian timah secara optimal di desanya,” kata Elviandi saat membuka kegiatan tersebut.

Ia menjelaskan, pelaksanaan bimtek merupakan langkah strategis pemerintah untuk memperkuat fondasi ekonomi masyarakat di tingkat desa dan kelurahan. Melalui peningkatan pengetahuan dan keterampilan pengurus, koperasi diharapkan tidak hanya menjadi wadah kegiatan ekonomi masyarakat, tetapi juga mampu berperan dalam kegiatan usaha pertambangan secara bertanggung jawab.

Dalam konteks tersebut, kemitraan antara Kementerian Koperasi, PT Timah, dan KDKMP dinilai memiliki peran penting untuk membangun pola pengelolaan pertambangan yang memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat setempat. Koperasi diharapkan dapat memperoleh akses terhadap peluang usaha sekaligus meningkatkan kesiapan kelembagaan dan kemampuan pengelolaan modal maupun investasi.

“Kami sangat menyambut baik kemitraan PT Timah (Persero) Tbk dengan KDKMP dalam proses operasi pertambangan bijih timah, agar koperasi ini nantinya memiliki modal ataupun investasi yang baik dalam mengelola bahan galian timah yang ada di desanya,” ujarnya.

Elviandi menambahkan, materi bimtek mencakup pemahaman mengenai regulasi pertambangan serta mekanisme verifikasi administrasi dan perizinan yang harus dipenuhi KDKMP. Pembekalan tersebut ditujukan untuk memastikan koperasi memahami prosedur yang diperlukan sebelum terlibat dalam pengelolaan bahan galian mineral, khususnya bijih timah, di wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT Timah di Kepulauan Bangka Belitung.

Aspek kepatuhan terhadap ketentuan perizinan menjadi perhatian utama agar aktivitas usaha yang dijalankan koperasi memiliki dasar administrasi yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan. Dengan pemahaman tersebut, KDKMP diharapkan mampu menjalankan kegiatan usaha pertambangan secara tertib serta meminimalkan potensi persoalan yang dapat menghambat operasional.

Selain aspek regulasi, peningkatan kapasitas juga diarahkan pada penerapan prinsip keselamatan dan kesehatan kerja (K3). Menurut Elviandi, pemahaman mengenai prosedur keselamatan merupakan kebutuhan mendasar bagi koperasi yang akan berpartisipasi dalam kegiatan penambangan bijih timah.

Penerapan standar keselamatan diharapkan dapat meningkatkan kesadaran pengurus dan anggota koperasi terhadap risiko pekerjaan di lapangan. Dengan demikian, peningkatan produksi tidak hanya berorientasi pada pencapaian hasil usaha, tetapi juga harus disertai perlindungan terhadap pekerja dan kepatuhan terhadap norma pertambangan yang berlaku.

Ke depan, Kementerian Koperasi berencana menindaklanjuti penguatan kemitraan tersebut melalui penandatanganan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) bersama PT Timah. Kesepakatan itu diharapkan memberikan kerangka kerja yang lebih jelas bagi pengembangan peran KDKMP dalam rantai usaha pertambangan bijih timah.

“Untuk ke depannya, kita akan menandatangani MoU dengan PT Timah (Persero) Tbk, agar bisa memberikan arah dan tujuan lebih jelas lagi bagi KDKMP dalam mengelola pertambangan bijih timah mulai dari hulu hingga hilir pertambangan ini,” katanya.

Melalui rencana kerja sama tersebut, pengembangan koperasi diharapkan tidak berhenti pada peningkatan kemampuan teknis penambangan. Kemitraan juga diarahkan untuk memperjelas pola keterlibatan koperasi dalam kegiatan usaha pertambangan, sehingga peluang ekonomi yang tersedia dapat dimanfaatkan secara lebih terstruktur dan berkelanjutan.

Sementara itu, Kepala Divisi Corporate Social Responsibility (CSR) PT Timah Tbk, Rahmat Taufik, mengapresiasi inisiatif Kementerian Koperasi dalam menyelenggarakan bimtek bagi KDKMP yang bergerak atau berencana berpartisipasi di sektor pertambangan.

Menurut Rahmat, peningkatan pemahaman mengenai tata cara penambangan yang baik dan benar merupakan bagian penting dari upaya perusahaan dalam membina koperasi. PT Timah, kata dia, terus melakukan pembinaan dan sosialisasi terkait kegiatan pertambangan bijih timah agar koperasi yang terlibat memiliki pemahaman memadai mengenai ketentuan operasional yang harus dipatuhi.

“PT Timah (Persero) Tbk tidak henti-hentinya melakukan pembinaan, sosialisasi terkait kegiatan pertambangan bijih timah dan PT Timah berkomitmen memberdayakan koperasi untuk berpartisipasi dalam kegiatan pertambangan melalui jasa penambangan yaitu menggunakan koperasi,” ujar Rahmat.

Ia berharap pelaksanaan bimtek dapat meningkatkan kemampuan pengurus dan anggota KDKMP dalam memahami proses penambangan, mulai dari persiapan kegiatan hingga pelaksanaan operasional sesuai standar yang ditetapkan. Pemahaman tersebut diperlukan agar koperasi mampu menjalankan kegiatan usaha secara tertib, mengedepankan keselamatan, serta mematuhi regulasi dan norma pertambangan.

Rahmat menegaskan, penerapan Good Mining Practice harus menjadi prinsip dasar bagi koperasi yang ingin terlibat dalam kegiatan penambangan. Praktik pertambangan yang baik tidak hanya berkaitan dengan pencapaian target produksi, tetapi juga mencakup kepatuhan terhadap ketentuan, penerapan keselamatan kerja, dan pelaksanaan kegiatan secara bertanggung jawab.

“Kita berharap koperasi menerapkan penambangan baik dan benar, agar bisa bekerja dengan selamat dan produksi bijih timah yang dihasilkan tercapai dengan baik,” katanya.

Penguatan kapasitas KDKMP melalui kolaborasi pemerintah dan PT Timah diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun keterlibatan koperasi yang lebih siap dan profesional di sektor pertambangan. Dengan dukungan pembinaan, pemahaman perizinan, serta penerapan standar keselamatan dan praktik pertambangan yang baik, koperasi diharapkan mampu memanfaatkan peluang usaha tanpa mengabaikan aspek kepatuhan.

Pada akhirnya, pengembangan peran KDKMP di sektor pertambangan bijih timah di Kepulauan Bangka Belitung diharapkan dapat memperluas kesempatan ekonomi masyarakat, memperkuat kelembagaan koperasi, serta mendorong pengelolaan potensi sumber daya mineral yang lebih tertib dan berkelanjutan.

Post Views: 10

Tags:

Bangka BelitungindonesiaKDKMPnasionalTimah
Author

Aldiansyah Widiyanto

Follow Me
Other Articles
Previous

PT Timah dan HNSI Bangka Tenggelamkan 81 Atraktor, Dorong Habitat Baru Cumi dan Efisiensi Nelayan

Next

TNI AL Bongkar Dugaan Penyelundupan Pasir Timah di Belitung, 177 Karung dan Sejumlah Kendaraan Diamankan

No Comment! Be the first one.

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright 2026 — bangkadaily.com. All rights reserved. Blogsy WordPress Theme