Skip to content
-
Subscribe to our newsletter & never miss our best posts. Subscribe Now!
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
bangkadaily.com bangkadaily.com
bangkadaily.com bangkadaily.com
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hankam
  • Opini
  • Politik
  • Sport
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hankam
  • Opini
  • Politik
  • Sport
Subscribe
Close

Search

Bangka BelitungBerita

PT TIMAH Perluas Pemberdayaan Nelayan, Perkuat Ekonomi dan Ekosistem Pesisir

By Aldiansyah Widiyanto
September 27, 2026 3 Min Read
0

PANGKALPINANG – PT TIMAH Tbk terus memperluas program pemberdayaan masyarakat pesisir di wilayah operasionalnya dengan memberikan dukungan yang menyentuh berbagai kebutuhan nelayan. Mulai dari bantuan sarana penangkapan ikan, perlindungan sosial, hingga pembangunan infrastruktur penunjang aktivitas melaut, berbagai program tersebut diarahkan untuk memperkuat produktivitas sekaligus menjaga keberlanjutan mata pencaharian masyarakat nelayan.

Upaya tersebut menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat yang menggantungkan kehidupan pada sektor perikanan tangkap. Dukungan terhadap nelayan juga berjalan beriringan dengan upaya menjaga kondisi kawasan pesisir agar aktivitas ekonomi masyarakat dapat berlangsung secara berkelanjutan.

Sepanjang 2026, PT TIMAH kembali menyalurkan bantuan sarana penangkapan ikan kepada sejumlah kelompok nelayan di wilayah operasional perusahaan. Di antaranya Kelompok Nelayan Sungai Ulim, Desa Pulau Besar, Kabupaten Bangka Selatan, serta masyarakat nelayan di Kelurahan Sawang, Kecamatan Kundur Barat, Kabupaten Karimun.Bantuan tersebut disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat di masing-masing wilayah. Di Kelurahan Sawang, PT TIMAH memberikan sebanyak 30 jaring ikan yang diperuntukkan bagi nelayan tradisional untuk membantu meningkatkan kemampuan menangkap ikan.

Ketua Perkumpulan Masyarakat Nelayan Kelurahan Sawang, Jumari, mengatakan bantuan tersebut memberikan manfaat langsung bagi para nelayan, terutama karena sebagian besar masyarakat masih menggunakan sampan sebagai sarana utama untuk melaut.“Alhamdulillah, bantuan dari PT TIMAH kami manfaatkan untuk membeli jaring bagi nelayan. Jaring yang dibeli disesuaikan dengan kebutuhan nelayan, yaitu untuk menangkap ikan biang dan ikan lome,” kata Jumari.

Menurut Jumari, kondisi hasil tangkapan nelayan yang cenderung tidak menentu turut berpengaruh terhadap pendapatan masyarakat. Karena itu, keberadaan sarana tangkap yang memadai menjadi salah satu faktor penting untuk membantu nelayan meningkatkan produktivitas saat melaut.

Ia berharap penggunaan jaring baru tersebut dapat membuat proses penangkapan ikan menjadi lebih efektif sehingga hasil yang diperoleh nelayan ikut meningkat.“Kalau jaringnya masih baru, ikan lebih mudah masuk ke perangkap. Jadi kami berharap ini bisa membantu meningkatkan hasil tangkapan nelayan,” ujarnya.

Selain memperkuat kapasitas ekonomi melalui bantuan sarana tangkap, PT TIMAH juga memberikan perhatian terhadap aspek perlindungan sosial masyarakat nelayan. Perusahaan mendukung kepesertaan nelayan dalam BPJS Ketenagakerjaan sebagai bagian dari upaya memberikan perlindungan kepada nelayan dan keluarganya terhadap berbagai risiko yang dapat terjadi selama menjalankan aktivitas pekerjaan di laut.

Perlindungan sosial tersebut menjadi penting mengingat aktivitas melaut memiliki sejumlah risiko yang tidak dapat sepenuhnya diprediksi. Dengan adanya kepesertaan jaminan sosial, nelayan diharapkan memiliki perlindungan yang lebih baik sehingga keluarga tetap memiliki dukungan ketika terjadi risiko dalam menjalankan pekerjaan.

Dukungan PT TIMAH juga menyasar aspek infrastruktur yang berkaitan langsung dengan aktivitas nelayan. Di Batu Kodok, Bangka Selatan, perusahaan membantu pembangunan jalan setapak sepanjang sekitar 100 meter yang digunakan sebagai akses masyarakat menuju perahu.

Keberadaan akses tersebut menjadi penting bagi nelayan, khususnya ketika kondisi air pasang. Sebelum adanya dukungan infrastruktur, akses menuju perahu dapat menjadi salah satu kendala yang harus dihadapi masyarakat ketika hendak melaut maupun membawa hasil tangkapan.

Perwakilan nelayan Batu Kodok, Sukur, mengatakan pembangunan jalan setapak tersebut memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari sebagai nelayan. Menurutnya, akses yang lebih baik membuat proses menuju perahu menjadi lebih mudah sekaligus meningkatkan keamanan bagi nelayan.

Berbagai bentuk dukungan tersebut menunjukkan bahwa pemberdayaan masyarakat nelayan tidak hanya berkaitan dengan pemberian bantuan alat tangkap. Peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir juga membutuhkan dukungan terhadap aspek perlindungan sosial dan infrastruktur sehingga kegiatan ekonomi dapat berlangsung secara lebih aman dan produktif.

Di sisi lain, upaya pemberdayaan tersebut juga memiliki keterkaitan dengan keberlanjutan kawasan pesisir. Ketergantungan masyarakat terhadap sumber daya laut membuat kelestarian ekosistem menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan mata pencaharian nelayan dalam jangka panjang.

Melalui berbagai program tersebut, PT TIMAH berupaya membangun pendekatan pemberdayaan yang menggabungkan penguatan ekonomi masyarakat dengan dukungan terhadap lingkungan pesisir. Bantuan sarana tangkap, perlindungan sosial, serta infrastruktur penunjang diharapkan tidak hanya memberikan manfaat dalam jangka pendek, tetapi juga membantu menciptakan kondisi yang mendukung keberlanjutan aktivitas nelayan.

Ke depan, dukungan yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat di masing-masing wilayah diharapkan dapat terus memperkuat kapasitas kelompok nelayan sekaligus mendorong kemandirian ekonomi masyarakat pesisir. Dengan demikian, peningkatan produktivitas nelayan dapat berjalan seiring dengan upaya menjaga keberlanjutan ekosistem pesisir sebagai sumber penghidupan masyarakat.

Post Views: 14

Tags:

Bangka BelitungindonesianasionalNelayannewsPT Timah
Author

Aldiansyah Widiyanto

Follow Me
Other Articles
Previous

PT Timah Perkuat Tata Kelola dan Perlindungan Aset melalui Sinergi dengan Aparat Penegak Hukum

Next

Polisi Tertibkan Tambang Ilegal di Perairan Bangka Barat, 140 Ponton Ditemukan

No Comment! Be the first one.

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright 2026 — bangkadaily.com. All rights reserved. Blogsy WordPress Theme